Pages

Pramuka Harus Menatap ke Depan

Salah satu foto dalam Peringatan Hari Pramuka Ke-51 Tahun 2012.

Pramuka Harus Menatap ke Depan

Sebagai seorang pramuka, kita harus selalu menatap masa depan yang lebih cerah.

SBY Memakai Pakaian Pramuka

Sebagai Kepala Negara dan Pemerintahan, Bpk. SBY sangat sibuk, tetapi beliau mau menggunakan pakaian pramuka disela-sela HUT Pramuka.

Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Maret 2013

Kwarnas Gerakan Pramuka Dukung Promosi Film Hasduk Berpola


Jakarta -  Kwarnas Gerakan Pramuka menandatangani kerjasama dengan PT. Stromotion untuk mendukung promosi film “Hasduk Berpola” di kalangan anggota Gerakan Pramuka. Nota kesepakatan ini masing-masing ditandatangi Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Prof. Dr. dr. H. Azrul Azwar, MPH dan sutradara film Hasduk Berpola, Harris Nizam.

Prof. Dr. dr. H. Azrul Azwar, MPH selaku Ketua Kwarna Gerakan Pramuka, mengatakan pihaknya mendukung penuh promosi film ini untuk kalangan anggota Gerakan Pramuka. Terlebih pada beberapa kesempatan lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sempat mengatakan bahwa film merupakan cara yang paling baik memperkenalkan Pramuka dan untuk mengajak bergabung di Pramuka.

Mbutuhin Peralatan dan Perlengkapan Pramuka ??
Ga usah pusing - pusing
Cek aja di Toko Alat Pramuka aja

“Banyak pesan moral yang terkandung dalam film Hasduk Berpola ini,” ujar Azrul Azwar kepada LICOM disela-sela press conference film Hasduk Berpola di Only One Club, FX Mall, Senayan, Jakarta, Rabu (13/3/2013).

Pesan moral yang terdapat di film besutan Harris Nizam ini, kata Azrul, antara lain mengangkat rasa nasionalisme dan patriotisme bangsa Indonesia, menghargai perjuangan dan jasa pahlawan kita terdahulu, meningkatkan rasa kecintaan terhadap bangsa Indonesia, serta memperkuat pendidikan karakter kaum muda melalui Gerakan Pramuka yang sejalan dengan Dasa Darma Pramuka.

“Kami bekerja sama dengan Persatuan Bioskop Keliling Indonesia (Perbiki) akan menggelar nonton bareng hingga ke tingkat Kabupaten atau Kwartir Cabang Gerakan Pramuka di seluruh Indonesia,” katanya.

Sumber : pramuka.or.id

Selasa, 19 Maret 2013

Trailer Film Pramuka Hasduk Berpola


Yang penasaran dengan Film Hasduk Berpola, bisa kakak saksikan Trailer nya dulu
untuk rilis film nya mulai tanggal 21 Maret 2013

Kunjungi Toko Online kami
Terima kasih

DOWNLOAD VIDEO INI

Flash Video ( flv )                    Ziddu  |  4Shared   ( 18,2 MB )
MPEG-4 ( mp4 )                      Ziddu  |  4Shared   ( 31,6 MB )
3GGP Audio/Video ( 3gp )    Ziddu  |  4Shared   ( 3,0 MB )

Senin, 18 Maret 2013

Foto - Foto Adegan dalam Film Pramuka : Hasduk Berpola

Mengapa hasduk Budi berbeda? saksikan film Hasduk Berpola mulai 21 Maret 2013

Nyari perlengkapan pramuka, ? ? ?
ya di Toko Alat Pramuka tempatnya . . . . .

Apa yang terjadi ? nantikan di Hasduk Berpola

Para kakak pembina Pramuka : Calvin Jeremy - Petra Sihombing - Alisia Rininta - Meitha Thamrin


Petra Sihombing yg berperan sbg Indra (kakak pembina Pramuka) sedang mengajarkan huruf sandi Semaphore - #HasdukBerpola

Salam Pramuka kak ! ! ! ! !

semangat PRAMUKA semangat anak Bangsa yang perlu kita ajungkan jempol
Pramuka, Praja Muda Karana !

Minggu, 17 Maret 2013

Alur Cerita Film Pramuka Terbaru : Hasduk Berpola

Film produksi Square Apple dan Aletta Pictures ini memperkenalkan sejumlah aktor dan aktris cilik asal Jawa Timur, seperti Bangkit Prasetyo. Sang sutradara, Harris Nizam sengaja menampilkan bintang baru yang bisa berdialog dengan dialek Jawa.

Belanja Peralatan Pramuka ??
mau dimana lagi, , , ???  hhe

Secara lengkap, filmnya sendiri dibintangi oleh paduan artis cilik dan aktor-aktris kawakan seperti Calvin Jeremy, Idris Sardi, Iga Mawarni, Masnun, Budi Sujatmiko, Suparlan, Bening Wulandari, T. Kemaisyah, R. Ramelan, Indra Sukmono, Fay Nabila Rizka, Bangkit Prasetyo, Petra Sihombing, dan Qois Al-Haqqi.

Berikut ini adalah alur ceritanya:

Perjuangan bertaruh nyawa demi bangsa dan negara pada jaman kemerdekaan ternyata tak ada harganya. Ini yang dirasakan oleh Masnun, veteran mantan pejuang ’45. Di Surabaya, yang konon terkenal sebagai kota pahlawan, hidupnya terlunta-lunta. Ia bersama anaknya, Rahayu, janda beranak 2 (Budi dan Bening), akhirnya menyerah, dan pindah ke kota asalnya, Bojonegoro. Berharap kehidupannya bisa membaik. Namun apa daya, kehidupan pria renta yang terkenal sebagai pahlawan peristiwa penyobekan bendera di Surabaya ini, justru semakin terpuruk.

Sang cucu, Budi (12 thn), tertantang untuk mengalahkan rivalnya, Kemal, yang aktif di kegiatan Pramuka. Maka ia juga berusaha untuk mengikuti kegiatan tersebut. Tapi karena kondisi keuangan yang tidak memungkinkan, Budi tidak bisa membeli semua perlengkapan kepramukaan.

Film ini menceritakan bagaimana Budi berjuang memenuhi kewajibannya, hingga akhirnya membuat iba Bening (10 thn) adiknya yang rela mengorbankan seprei kesayangannya demi dibuat hasduk untuk kakaknya. Film sederhana penuh pesan-pesan moral dan kebangsaan ini ditutup dengan adegan yang menggetarkan sisi nasionalisme kita sebagai bangsa Indonesia.”

Sumber : dhanapalascout.blogspot.com